BERITA - rinaldimunir.wordpress.com -
tu kata-kata yang banyak dibincangkan orang di media massa hari-hari ini. Gara-gara kebangkrutan perusahaan2 besar di Amerika (seperti Lehman itu), ekonomi Amerika jadi gonjang-ganjing. Harga-harga saham di bursa saham seluruh dunia, termasuk Indonesia, ikut-ikutan jatuh. Bahkan BEI di Jakarta sempat tutup karena terus merosotnya indeks harga saham gabungan (IHSG).
Yang mengherankan saya, yang bangkrut dan hancur itu kan ekonomi Amerika, nilai dolar mereka pasti anjlok dong, tapi di Indonesia malah terjadi sebaliknya. Di negeri ini nilai dolar AS malah naik, sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar turun, sampai-sampai menembus Rp10.000 untuk satu dolar AS pada akhir pekan lalu.
Sepintas aneh juga, lha wong yang kena masalah Amerika, tetapi yang jeblok malah rupiah Indonesia.Setelah ditilik-tilik penyebab anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, akhirnya saya mengerti juga. Saya berargumen begini. Orang-orang dan perusahaan Indonesia masih bergantung sekaliLihat Sumbernya
Dikirim
:
34 hari 22 jam lalu - dipopulerkan 34 hari 22 jam lalu